Polisi Telusuri Kasus Mayat Pemulung Penuh Belatung di Bima

Aparat kepolisian di Bima, Nusa Tenggara Barat, tengah melakukan penyelidikan intensif terkait penemuan mayat pemulung dalam kondisi yang memprihatinkan. Mayat pemulung yang diketahui bernama Sahlan (58 tahun) ditemukan di sebuah gubuk di area Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah di Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima, pada hari Sabtu, 3 Mei 2025, sekitar pukul 14.00 WITA. Kondisi mayat saat ditemukan sudah dipenuhi belatung, mengindikasikan bahwa korban telah meninggal dunia beberapa hari sebelumnya.

Menurut keterangan dari Kapolres Bima Kota, AKBP Yudha Pranoto, melalui konferensi pers yang diadakan di Mapolres Bima Kota pada hari Minggu, 4 Mei 2025, penemuan mayat pemulung ini pertama kali dilaporkan oleh seorang warga yang hendak mencari barang bekas di sekitar TPA. Saksi tersebut mencium bau menyengat dan kemudian menemukan sesosok mayat di dalam gubuk yang biasa ditinggali oleh korban. Pihak kepolisian segera mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan tersebut dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Tim Inafis Polres Bima Kota melakukan identifikasi awal terhadap mayat dan menemukan kartu identitas korban. Namun, untuk memastikan penyebab kematian, jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bima untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tim forensik. Polisi belum dapat menyimpulkan penyebab pasti kematian korban dan masih menunggu hasil visum et repertum dari pihak rumah sakit.

Beberapa saksi, termasuk warga sekitar TPA dan rekan-rekan pemulung korban, juga telah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian. Dari keterangan para saksi, korban diketahui tinggal seorang diri di gubuk tersebut dan memiliki riwayat sakit-sakitan. Namun, polisi tidak ingin berspekulasi dan akan menyelidiki semua kemungkinan, termasuk adanya unsur kekerasan atau tindak pidana lainnya yang menyebabkan kematian mayat pemulung tersebut.

Kasus penemuan mayat pemulung ini menjadi perhatian masyarakat Bima. Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan korban sebelum ditemukan meninggal dunia atau memiliki informasi lain yang relevan dengan kasus ini untuk segera menghubungi pihak kepolisian. Polres Bima Kota berkomitmen untuk mengungkap penyebab kematian korban secara transparan dan memberikan keadilan bagi korban serta keluarganya. Penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan untuk mengungkap fakta di balik penemuan mayat pemulung di TPA Bima ini.

toto slot