Polres Bima mengambil inisiatif unik dalam merangkul masyarakat melalui sosialisasi hukum yang dilakukan dengan bahasa Mbojo dalam gelaran Festival Budaya daerah yang sangat meriah. Polisi menggunakan panggung seni untuk menyampaikan pesan keamanan, bahaya radikalisme, serta aturan berkendara menggunakan dialek lokal, sehingga masyarakat merasa lebih dekat serta mudah memahami inti pesan keamanan yang ingin disampaikan. Aksi ini berhasil menarik ribuan penonton untuk berkumpul, membangun komunikasi dua arah yang sangat hangat, serta menciptakan citra polisi sebagai pelindung yang menghargai kearifan lokal yang menjadi identitas budaya masyarakat Bima.
Keunggulan dari pendekatan Festival Budaya ini adalah efektivitas komunikasi yang menyentuh hati warga melalui identitas mereka sendiri, membuat pesan keamanan menjadi lebih mudah diterima. Polisi tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pendukung pelestarian budaya daerah, berkolaborasi dengan seniman lokal untuk menampilkan karya yang mengandung nilai edukasi tinggi bagi seluruh masyarakat yang hadir. Dukungan tokoh adat dalam mengapresiasi langkah kepolisian menjadikan acara ini berjalan sangat sukses, memperkuat ikatan emosional antara polisi dan warga, serta menciptakan kedamaian yang terpelihara.
Penyelenggaraan sosialisasi melalui Festival Budaya ini diharapkan dapat menciptakan stabilitas keamanan daerah yang berbasis pada kearifan lokal, meminimalisir potensi konflik, serta membangun keharmonisan sosial yang tinggi. Sinergi antara aparat kepolisian dan komunitas budaya memastikan bahwa setiap pesan keamanan tersampaikan dengan cara yang santun, menarik, serta mampu merangkul seluruh generasi yang ada di Bima. Dengan pendekatan kultural, kita sedang membangun fondasi masyarakat yang taat hukum, mencintai budayanya sendiri, toleran, cerdas, damai, rukun, serta siap menjaga martabat daerah dengan penuh semangat persaudaraan.
Sosialisasi keamanan yang dibalut dengan kekayaan budaya daerah terbukti sangat efektif dalam merangkul hati masyarakat. Pendekatan persuasif seperti ini tidak hanya membangun ketertiban, tetapi juga sekaligus mempererat rasa persaudaraan dan kecintaan terhadap identitas budaya lokal. Mari kita terus dukung langkah kepolisian dalam melakukan edukasi melalui panggung seni, sehingga keamanan dan kerukunan selalu terjaga di wilayah Bima yang kita cintai ini dengan penuh kedamaian.
